Tuesday, 5 May 2015

SANDBLASTING DAN PAINTING KAPAL.

        Pembersihan kapal menggunakan metode Sandblasting, adalah proses penyemprotan material biasanya berupa pasir silika atau steel grit dengan tekanan tinggi pada suatu permukaan dengan tujuan untuk menghilangkan material kontaminasi seperti karat, cat, garam, oli dll. Selain itu juga bertujuan untuk membuat profile (kekasaran) pada permukaan metal agar dapat tercapai tingkat perekatan yang baik antara permukaan metal dengan bahan pelindung misalnya cat. Tingkat kekasarannya dapat disesuaikan dengan ukuran pasirnya serta tekanannya. Perlu diketahui berhasil atau gagalnya suatu pengecatan sangat tergantung pada tingkat kebersihan dan tingkat perekatan antara cat dan permukaan serta tingkat kepadatan dan perataan dari cat itu sendiri. Keuntungan dalam melakukan sandblasting ini adalah :
1.       Membersihkan permukaan material (besi) dari kontaminasi seperti karat, tanah, minyak, cat, garam dan lainnya.
2.        Mengupas cat lama yang sudah rusak atau pudar
3.       Membuat profile (kekasaran) pada permukaan metal sehingga cat lebih melekat.
Painting merupakan suatu istilah proses pengecatan pada kapal, cat kapal pada umumnya sebutan untuk marine coating atau marine paint, cat kapal sendiri di fungsikan untuk melindungi bagian – bagian kapal agar terhindar dari korosi dalam jangka waktu yang cukup lama. Sifat proteksi pada cat kapal sangat diutamakan mengingat kapal terus menerus berhadapan dengan air laut yang mengandung garam yang sangat tinggi (NaCl), disamping itu cat kapal sendiri juga berhadapan langsung dengan cuaca yang tiada henti-hentinya, yaitu hujan, panas dan dingin. Kombinasi resin dan pigment serta additive dalam material cat kapal mempunyai sifat atau karakteristik yang sangat baik.













Alat dan bahan yang digunakan dalam pembersihan dan pengecatan kapal.
Alat :
a.       Sekrap baja, adalah alat yaitu semacam pisau pipih yang tajam. Sekrap ini memiliki lebar hanya 10 cm dan panjang 20cm, yang dipasang pada tongkat bamboo sepanjang 4-5 m agar dapat menjangkau tempat yang jauh.
b.      Tangga besi, adalah tangga yang terbuat dari pipa pipa yang dirangkai untuk menjangkau untuk tempat tinggi juga. Tingginya tergantung dari kebutuhan.
c.       Air Tawar, adalah air yang tidak mengandung kandungan garam. Air ini dimuat dalam truk yang bertangki hingga 1500 liter air.
d.      Kompresor, berupa mesin yang mampu mengeluarkan angin berkekuatan sampai 7kg.
Bentuk dari kompresor ini mempunyai panjang 2meter lebar 1meter dan tinggi 1meter .
e.      Sand pot, berupa tempat menampung pasir yang akan keluar bersama angin yang berkekuatan 7kg. ukuran sand pot ini lebar 1meter, panjang 1meter ,dan tinggi mencapai 1,5 meter yang mampu menampung 300kg pasir = 7kantong goni.
f.        Selang cat dan selang pasir sand blasting, panjang 15meter ketika tidak sampai harus disambung-sambung diameter selang pasir ada 10cm dan diameter selang cat hanya 2cm.
g.       Nossle pasir sandblasting, digunakan hanya berbentuk kerucut yang membuat pasir bertekanan langsung keluar.
h.      Nossle cat, adalah nossle yang panjang dan otomatis nossle ini mengeluarkan cat berbentuk seperti menyapu.memiliki panjang 30 cm dan dikasih tali agar mudah dinyala matikan ketika mengecat yang ditambah dengan tongkat bambu.
i.         Separator, adalah sebagai alat untuk menyaring udara dari minyak dan air
j.        Kopling, memiliki diameter yang lebih kecil dari selang karena digunakan untuk sambungan selang.
Bahan :
a.       Pasir Blasting, adalah pasir jenis kwarsa yang didatangkang langsung dari pulau bangka .pasir ini termasuk pasir kasar, pasir ini harus benar- benar kering sebelum digunakan.
b.      Cat Khusus Kapal, cat ini memiliki kandungan khusus yang dapat melingdungi kapal dari korosi atau hewan laut yang menempel di badan kapal.


Dalam pengerjaanya terdapat langkah – langkah yang harus dilakukakan, yaitu :

1.       Sebelum dilakukan reparasi badan kapal dibersihkan dulu dari binatang dan tumbuhan laut yang menempel pada pelat badan kapal. Peralatan yang digunakan antara lain :
1.       Pembersihan dengan cara mekanis yaitu dengan cara penyekrapan. untuk Pembersihan terhadap binatang-binatang laut dan tumbuh-tumbuhan laut. Pembersihan dengan cara ini secara manual menggunakan tenaga manusia.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh3io9Pb4H5Bv3Chf6mFOy0s2V2E1mrljwMNyhz7WaiJE6D_Q4vtdBxyZInyDeXVCu6UnL9U21a1HZzsywU8gslHdMYwG04loZq27D58hQZM5W-4Qy9UDKfE5HeQABfvf76wsPw4eRAOnY/s320/PMBRSHNKPL.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgjERrJn-czpCbUNewdbf7Q4OY6Hj2f-5UEzmOiYiK4lLZUhas6ZOUz-tHq_4iG9rj9Gkg7xGAjn_kgJISHRdPRZpdfxSBQK89wl4mmC0d2mwdLSIezexN5gvd6i3DBTRHB6xgE8iHUusI/s320/PMBRSHNKPL2.jpg
 











Gambar.  Sekrap yang Digunakan Pembesihan Hewan Laut

2.       Pembersihan dengan sandblast, tujuan untuk menghilangkan material kontaminasi seperti karat, cat, garam, oli dll. Selain itu juga bertujuan untuk membuat profile (kekasaran) pada permukaan metal agar dapat tercapai tingkat perekatan yang baik antara permukaan metal dengan bahan pelindung misalnya cat.
 












Gambar Pembersihan Dengan Sandblasting





3.       Pembersihan dengan water jet cleaning, menggunakan air bertekanan tinggi yang disemprotkan melalui nozel. Semprotan air yang bertekanan tinggi ini didapat dari pompa bertekanan, lebih tinggi kemampuan pompa makin baik kemampuan pembersihannya. Air yang dipakai air tawar, karena tidak saja baik terhadap pompanya sendiri tetapi binatang – binatang laut akan lebih mudah terlepas. Sedang pompanya dapat digerakkan oleh motor diesel atau motor listrik, dan pompa ini diletakkan diatas kereta yang beroda sehingga mudah dibawa ketempat – tempat yang diperlukan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3UljsRbYgGMgyqHlRvjrvVq5qm2NVbNdLdAC_sA-0XA8RjOnjyumKmKLh3lNKX2NVHhVgC_8TnMiEIAogOIrx1ynmzljShbx6E13gw0-fnPGVAngPpqOszRcEzFJSLCBi8cUMw2qgfyM/s320/pembersihan+dengan+waterjet+cleaning.jpg
Gambar. Proses Menyemprot Dengan Air Tawar

2.       Pengecatan Badan Kapal.
Pengecatan badan kapal dapat dilakukan dengan kuas cat, roller maupun unit semprot cat sesuai dengan tingkat daerah kesulitan pengecatan. Jenis cat yang digunakan adalah :
a.       Cat Dasar / Cat Primer
b.      Cat AC ( Anti Corrosive/Anti Karat )
c.       Cat AF ( Anti Folling /Anti Binatang Atau Tumbuhan Laut ).
Pengecatan dilakukan setelah badan kapal selesai diblasting. Sebelum dicat, badan kapal harus benar-benar bersih dari debu atau sejenisnya. Karena apabila masih ada debu yang menempel kemudian dicat akan menimbulkan kondensasi yang lama kelamaan akan menyebabkan munculnya blistering ( lubang-lubang kecil karena catnya terkelupas ). 





Badan kapal dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :
a.       Bottom ( bagian yang tercelup air),
·         Membrihkan binatang laut yang menempel pada badan kapal dengan cara di scrub.
·         Setelah itu badan kapal dicuci menggunakan air tawar untuk mengurangi kadar garam.
·         Kemudian dilakukan sand blasting, dibedakan menjadi 2 yaitu :
                                                               i.      Full Blast semua pelat di blasting sampai cat pada pelat terkelupas.
                                                             ii.      Sweep Spot di blasting hanya pada bagian yang berkarat tapi lapisan AC (Anti Corrosion ) pada cat sebelumnya harus terkelupas agar cat primer bisa menempel pada pelat.
·         Setelah dilakukan blasting, pengecetan pada badan kapal dengan cat primer lapis pertama dengan ketebalan kurang lebih 150 mikron. Peneringanya selama 4 jam.
·         Setelah itu dicat dengan menggunakan sealer atau disebut lapisan AC lapis ke dua dengan ketebalan kurang lebih 100 mikron. Peneringanya selama 4 jam.
·         Kemudian di cat dengan AF ( Anti Foulling ) lapis pertama dan lapis kedua. Pemberian Anti folling ini bertujuan untuk mengurangi binatang laut yang menempel pada badan kapal. Proses pengeringanya membutuhkan waktu 8-10 jam.
Gambar.  Proses Pengecatan
b.      Bottop, dalam pengecatan daerah ini kadang tercelup air ( saat muatan penuh ) dan kadang tidak tercelup air ( saat muatan kosong ), jadi pemberian AFnya menggunakan self polishing.
c.       Top Side, langkah-langkahnya juga sama, namun pada daerah ini tidak perlu di cat AF karena pada bagian ini tidak tercelup air.


Hal – hal yang perlu diperhatikan dalam coating :
- Campuran cat, menggunakan 2 komponen yaitu base (cat itu sendiri) dan pengeras, namun ada juga yang menggunakan satu komponen ( rubber )
 












- Interval antara langkah satu dengan langkah berikutnya antara 4 jam – 3 hari.
- Kelembaban, Batas maksimal kelembaban kurang lebih 85%
- Dry – wet
- Suhu pelat
- Suhu udara
- Dew point ( selisih antara suhu pelat dengan suhu udara ) maksimal 3o C
- Tekanan ideal yang digunakan kurang lebih 7,5 kg/cm3
- Tebal pengecatan minimal 400 mikron (dengan alat ukur elcometer)
 












Gambar. Elcometer

1 comment:

  1. Apabila Anda mempunyai kesulitan dalam pemakaian / penggunaan chemical , atau yang berhubungan dengan chemical, jangan sungkan untuk menghubungi, kami akan memberikan konsultasi kepada Anda mengenai masalah yang berhubungan dengan chemical.

    Salam,

    (Tommy.k)

    WA:081310849918
    Email: Tommy.transcal@gmail.com

    Management

    OUR SERVICE
    Boiler Chemical Cleaning
    Cooling tower Chemical Cleaning
    Chiller Chemical Cleaning
    AHU, Condensor Chemical Cleaning
    Chemical Maintenance
    Waste Water Treatment Plant Industrial & Domestic (WTP/WWTP/STP)
    Degreaser & Floor Cleaner Plant
    Oli industri

    ReplyDelete