Saturday, 9 May 2015

PengertianErgonomi
Ergonomi adalah ilmu yang memelajari mengenai sifat dan keterbatasan manusia yang digunakan unatuk merancang sistem kerja, sehingga sistem tersebut dapat bekerja dengan baik. Dapat pula dikatakan bahwa aplikasi ilmu ergonomi adalah membentuk kondisi yang EASNE yaitu efektif, aman, sehat, nyaman dan efisien.
Berdasarkan dari pengertian di atas maka dapat mulai dibayangkan, mengapa ergonomi sangat penting. Ergonomi tidak terbatas hanya pada rancangan kursi yang baik atau meja yang ergonomis saja, melainkan jauh lebih luas, yakni merancang metode, alat dan sistem kerja sesuai dengan manusianya (pekerja) atau dikenal dengan istilah Human Centered Design. Hal yang paling unik dari ergonomi itu sendiri adalah perhatian yang sangat besar yang diberikan untuk manusia.
Manusia merupakan mahluk sempurna yang juga memiliki keterbatasan. Beberapa keterbatasan tersebut dapat terlihat pada kapasitas manusia dalam melakukan segala aktivitasnya. Tidak satupun individu mampu melakukan aktivitas kerja tanpa istirahat, baik itu pekerjaan fisik maupun mental. Bahkan dengan kondisi yang dianggap sudah baik terkadang hasil kinerja yang diberikan tidak sesuai harapan.
Manusia merupakan mahluk yang sangat kompleks. Banyaknya faktor-faktor luar yang saling berinteraksi akan mempengaruhi kinerja manusia baik sebagai individu maupun kelompok. Segala faktor-faktor luar, beban pekerjaan, dan kapasitas manusia yang ia miliki itulah yang dipelajari secara mendalam dalam ilmu ergonomi.
Ergonomi secara umum dibagi menjadi dua cabang ilmu penting yakni,
1.       Ergonomi Mikro,
2.       Ergonomi Makro



3.2  Penerapan Ergonomi dalam Dunia Perkantoran
        Ergonomi di perkantoran adalah suatu system yang standart untuk melakukan kegiatan di perkantoran. Contoh adalah penggunaan computer. Di dunia perkantoran pasti tidak pernah lepas dari kegiatan menggunakan computer. Gambar berikut berisi kesalahan-kesalahan posisi yang umum dalam pemakaian komputer:







Secara garis besar gangguan kesehatan akibat pemakaian komputer yang salah dapat dikelompokkan menjadi 3 yaitu :
1.       Gangguan pada bagian mata dan kepala
Gangguan pada bagian mata dan kepala kita sering disebut dengan computer vision syndrome, mulai dari nyeri atau sakit kepala, mata kering dan iritasi, mata lelah, hingga gangguan yang lebih serius dan lebih permanen seperti kemampuan fokus mata menjadi lemah, penglihatan kabur (astigmatisma, miopi, presbiopi), pandangan ganda, hingga disorientasi warna.
2.       Gangguan pada lengan dan tangan
Gangguan pada bagian lengan dan telapak tangan dimulai dari nyeri pada pergelangan tangan karena gangguan pada otot tendon di bagian pergelangan, nyeri siku, hingga cidera yang lebih serius seperti Carpal Tunnel Syndrome yaitu terjepitnya syaraf di bagian pergelangan yang menyebabkan nyeri di sekujur tangan. Cidera ini harus segera diatasi sebelum terlambat, karena pada stadium lanjut tindakan operasi terpaksa harus dilakukan.

3.       Gangguan pada leher, pundak dan punggung
Kelompok gangguan lainnya berupa nyeri pada bagian leher, pundak, punggung dan pinggang. Nyeri di bagian ini sering pula mengakibatkan gangguan nyeri di bagian paha dan betis.
Bekerja di depan komputer dengan menerapkan prinsip-prinsip ergonomis merupakan cara yang ampuh dalam menghindari ketidaknyamanan yang pada akhirnya akan menimbulkan gangguan kesehatan seperti yang dijelaskan di atas.

3.3  Ergonomi yang sesuai dalam perkantoran
Rekomendasi Untuk Pemakaian/Pengoperasian Komputer:







a)      Kondisi Tempat kerja Menggunakan meja yang cukup tempat untuk menata posisi yang paling nyaman untuk CPU, monitor, keyboard, mouse, printer, penyangga buku, dan piranti lainnya seperti telpon, dan lain-lain.
b)      Sesuaikan tinggi meja dengan tinggi dan posisi tubuh anda, sehingga saat menggunakan perangkat komputer, posisi komputer tidak terlalu ke atas atau ke bawah. Untuk laptop, tetap gunakan meja yang tingginya sesuai, jangan memaksakan untuk menggunakan laptop di bawah/lantai sehingga membuat posisi badan membungkuk.
c)        Atur meja dengan mempertimbangkan bagaimana perangkat itu akan digunakan. Perangkat yang paling sering digunakan seperti mouse dan telepon, tempatkan di posisi yang paling mudah dijangkau.
d)      Atur pencahayaan ruang kerja anda secara optimal. Buku, laporan, atau bahan cetakan lain yang dibutuhkan dalam bekerja dengan komputer sebaiknya diletakkan di dekat monitor. Bisa di bawah atau disamping monitor sehingga leher atau kepala tidak perlu menengok.
e)      Kursi Paha dalam posisi horisontal dan punggung bagian bawah atau pinggang tersandar. Hindari posisi duduk terlalu di ujung kursi. Bila kursi kurang dapat diatur, bagian bawah punggung dapat dibantu dengan diberi bantal. Telapak kaki harus dapat menumpu secara rata di lantai ketika duduk dan ketika menggunakan keyboard. Apabila tidak dapat maka kursinya mungkin terlalu tinggi, solusinya dengan memanfaatkan penyangga kaki.
f)       Perlu untuk mengubah posisi duduk selama bekerja karena duduk dalam posisi tetap dalam jangka lama akan mempercepat ketidaknyamanan. Keyboard Letakkan keyboard sesuai dengan arah layar monitor.
g)      Posisikan keyboard sehingga lengan dalam posisi relaks dan nyaman, serta lengan bagian depan dalam posisi horisontal Pundak anda dalam posisi relaks tidak tegang dan terangkat ke atas. Pergelangan tangan harus lurus, tidak menekuk ke atas atau ke bawah.
h)       Ketika mengetik tangan harus ikut bergeser kekiri kanan sehingga jari tidak dipaksa meraih tombol-tombol yang dimaksud.
i)        Hindari memukul tombol, cukup tekan tombol secara halus sehingga tangan dan jari anda tetap relaks. Untuk itu gunakan keyboard yang masih dalam kondisi baik. Bila perlu, manfaatkan keyboard ergonomik yang dirancang untuk dapat diatur sesuai ukuran jari, kebiasaan tata letak huruf dan posisi lengan.
j)        Manfaatkan fitur shortcut dan macro untuk melakukan suatu aktivitas di komputer. Misal Ctrl+Z untuk meng-undo. Shortcut / macro akan mampu mengurangi aktivitas penekanan tombol.
k)      Mouse Gunakan mouse yang mempunyai ukuran sesuai dengan ukuran tangan sehingga nyaman digunakan tangan. Tempatkan mouse dekat dan di permukaan yang sama dengan keyboard sehingga mouse dapat diraih dan menggunakannya tanpa harus meregangkan tangan ke posisi yang berbeda apalagi jika harus merentangkan seluruh tangan karena posisi tersebut dapat menyebabkan keadaan tegang dan lelah otot. Pegang mouse secara ringan dan klik dengan tegas. Gerakkan mouse dengan lengan, jangan hanya dengan pergelangan anda. Jangan tumpukan pergelangan atau lengan bagian depan di meja ketika anda menggerakkan mouse. Untuk jenis rolling-ball mouse, bersihkan mouse secara periodik karena mouse yang kotor akan mengganggu pergerakan kursor dan menyebabkan pergelangan menjadi tegang.
l)        Monitor Posisikan layar monitor sedemikian rupa sehingga pantulan cahaya dari lampu, jendela atau sumber cahaya lainnya dapat diminimalisir. Penggunaan filter pada layar monitor dapat mengurangi radiasi yang dipancarkan layar monitor yang diterima mata.
m)    Atur monitor sehingga mata sama tingginya dengan tepi atas layar, sekitar 5-6 cm di bawah bagian atas casing monitor. Monitor yang terlalu rendah akan menyebabkan leher dan pundak nyeri. Atur posisi sehingga jarak operator dan monitor berkisar 50 cm 60 cm. Monitor yang terlalu dekat mengakibatkan mata tegang, cepat lelah, dan potensi gangguan penglihatan.
n)      Posisi monitor tepat lurus di depan, jangan sampai memaksa kepala dan leher anda menengok/menoleh untuk melihat layar.
o)      Atur intensitas pencahayaan dan warna monitor senyaman mungkin terhadap mata. Jangan terlalu redup jangan terlalu terang.
p)      Bersihkan layar monitor yang kotor karena dapat menimbulkan efek pantulan dan tampilan buram.
q)      Cara Berkomputer Hindari menggunakan komputer bersamaan dengan mengoperasikan atau menggunakan alat lain seperti telepon angkat atau handphone (banyak terjadi pada pekerjaan sekretaris kantor). Solusinya adalah dengan mengganti telepon bentuk angkat dengan telepon bentuk headset/earphone dan speaker yang dipasang dekat mulut sehingga tidak mengganggu pekerjaan komputer dan menghindari gangguan leher.
r)       Selama bekerja istirahatlah secara periodik. Hal ini untuk mengurangi kemungkinan kelelahan dan ketidaknyamanan. Ikuti aturan 20/20/20, yaitu: setiap 20 menit bekerja, istirahat selama 20 detik, dengan alihkan pandangan ke jarak ±6m. Saat istirahat (setelah mata lelah) usahakan untuk melihat benda atau objek berwarna hijau.

s)       Bekerja dengan rileks dan nafas yang teratur sehingga sirkulasi darah ke otak lancar agar efektif dalam bekerja (tidak cepat lelah dan mengantuk). Senantiasa mengedipkan mata secara kontinyu hal ini di maksudkan agar kornea mata tidak terlalu kering. 

No comments:

Post a Comment